PENTINGNYA OLAHRAGA BAGI KESEHATAN PSIKOLOGIS

Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan Mental

doktersehat-olahraga-exercise-sehat

DokterSehat.Com – Olahraga adalah aktivitas seseorang untuk melatih tubuh entah itu jasmani atau rohani di mana orang yang memlakukan olah raga secara teratur akan mendapatkan manfaat yang berlimpah seperti tubuh menjadi bugar dan segar, tubuh menjadi seimbang antara berat badan dan tinggi badan, badan menjadi atletis dimana kita akan menunjang juga dengan rasa percaya diri di dalam hati menjadi berlipat dikarenakan badan atau body menjadi atletis dan seimbang.

Akan tetapi faktanya pada kehidupan sekarang adalah masyarakat enggan olahraga dikarenakan masyarakat sibuk dengan pekerjaanya masing-masing dan tidak sempat olah raga, ini adalah cara hidup yang tidak sehat di mana keseimbangan aktivitas dengan pola makan dan tidak adanya olahraga akan mengakibatkan tidak adanya keseimmbangan di dalam tubuh, contoh tubuh tidak seimbang adalah aktivitas hidup antara pekerjaaan dengan pola makan sperti otaka dan tenaga sering kali terkuras di pekerjaan orang/perorangan di suatu masyarakat, ini mengakibatkan daya tahan tubuh akan menurun dan pola makan yang tidak teratur ataupun makanan yang tidak sehat itu juga akan mengakibtakan munculnya penyait-penyakit di dalam tubuh dan kita sendiri yang akan merasakanya, itu semua akan bisa terhindar jika kita mengatur konsep hidup sehat dimana kita bekerja dengan waktu yang cukup, makan dengan teratur dan mengkonsumsi makanan yang berserat bagus, dan tidak ketinggalan olahraga secukupnya setidaknya menyisihkan waktu 30 sampai 45 menit untuk olahraga, itu adalah waktu yang cukup untuk olah raga secara teratuer, apabila olahraga sampai 2 jam itu juga tidak bagus untuk tubuh kita dimana olahraga yang terlalu lama akakn mengakibatkan tubuh kita terlalu lelah dan akan mengakibatkan tubuh menjadi drop.

Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti, latihan olahraga penting tidak hanya penting untuk memelihara kebugaran fisik tetapi juga kesehatan mental.
Sekarang daftar efek positif dari olahraga akan bertambah panjang lagi dengan adanya temuan bukti baru dari Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat. Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Menurut Landers ada lima manfaat olahraga yang dapat menyehatkan mental kita.

Adapun manfaat olah raga untuk kesehatan mental antara lain :

1. Olahraga mengurangi stress
Setiap manusia normal pernah mengalami stres atau ketegangan, Apakah stres tersebut disebabkan karena masalah ekonomi seperti inflasi atau devaluasi, masalah pergaulan atau retaknya hubungan suami istri, urusan kantor yang tidak pernahselesai, ujian akhir yang akan dihadapi, keputusan salah yang telah diambil atau mungkin keragu-raguan untuk mengambil keputusan. Semua manusia pernah mengalami stress, dan Anda harus tahu bagaimana mengatasinya! Banyak oarang menderita penyakit, putus asa, bahkan mati mendadak disebabkan stres! Bagaimana caranya Anda dapat mengindari stres? Ternyata olaraga dapat menolong Anda untuk mengatasi stres. Bagaimana? Untuk itu kita perlu melihat bagaimana kerja otot yang kita miliki. Berolahraga dapat membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan.

Alasannya, kalau jantung kita bekerja pada saat berolahraga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti efektif dalam melawan ketegangan otak adalah aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.

2. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otak
Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita. Hal ini dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke otak. Para ahli sepakat kalau otak cukup mendapat asupan darah maka reaksi fisik dan mental seseorang akan meningkat.

3. Olahraga dapat melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga akan semakin membaik. Hasil terbaik akan didapat dengan menggerakkan tubuh setiap minggu selama sembilan minggu. Kegiatannya tidak perlu terlalu tinggi intensitasnya, cukup dengan berkeliling saja, yang penting daya pacu jantung kita dapat meningkat, lanjut Landers. Tapi manfaatnya daya ingat kita akan selalu tajam.

4. Penyalur syaraf otak
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan gelombang alfa di otak. Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang berhubungan dengan rileks dan keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi. Gelombang alfa ini terlihat pada seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit, dan tetap dapat diukur setelah olahraga tersebut berakhir. Para peneliti mengemukakan bahwa bertambahnya kekuatan gelombang alfa memberikan kontribusi kepada keuntungan kejiwaan dari olahraga, termasuk berkurangnya kecemasan dan depresi.

5. Olahraga meningkatkan rasa bahagia
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan menggerakkan tubuh secara rutin, olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati. Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan

Berolahraga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia, penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60% penderita depresi yang menjalani olahraga 30 menit tiga kali seminggu selama enam bulan dapat melawan penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun bagi penderita depresi yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari obat-obatan. Hanya saja banyak dokter sekarang yang memasukkan kegiatan olahraga dalam resep pengobatan mereka disamping obat penenang medis.

A. Pengertian Mikroorganisme
Mikroorganisme atau mikroba adalah mikroorganisme yang berukuran sangat kecil( biasanya kurang dari 1 mm ) sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantuan. Mikroorganisme seringkali bersel tunggal ( uniselular ) meskipun beberapa protista bersel tunggal masih terlihat oleh mata telanjang dan ada beberapa spesies multisel tidak terlihat mata telanjang. Ilmu yang mempelajari mikroorganisme disebut mikrobiologi. Orang yang bekerja dibidang ini disebut mikrobiolog ( Anonymousc, 2009 ).

B. Jenis-jenis Mikroorganisme Parasit
1) virus
Mikroorganisme pertama yakni virus, dimana virus sendiri merupakan parasit yang berukuran mikroskopik yang dapat menginfeksi sel organisme biologis. Virus disebut sebagai parasit karena virus tidak memiliki kemampuan untuk bereproduksi sendiri sehingga menginvasi dan memanfaatkan sel-sel makhluk hidup untuk melakukan reproduksi. Sampai dengan saat ini tidak ada makhluk hidup yang mampu bertahan terhadap serangan virus, termasuk juga manusia. Karena saat virus menyerang tubuh manusia, maka virus tersebut akan menyusup ke beberapa sel tubuh untuk kemudian menguasainya serta memaksa sel yang diinvasinya untuk memproduksi bagian-bagian yang dibutuhkannya untuk melakukan reproduksi, yang akhirnya sel-sel tersebut dibasmi oleh virus tersebut. Beberapa jenis penyakit yang diakibatkan oleh virus contohnya seperti influenza, HIV/AIDS, campak, herpes, rabies, ebola, polio dan lain sebagainya.

(gambar jenis-jenis virus)

2) Bakteri
Bakteri mampu menduplikasikan atau memperbanyak dirinya sendiri dalam waktu kurang dari 20 detik. Untuk bakteri sendiri ternyata dapat mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan dengan kadar yang ringan maupun berat pada tubuh organisme induknya seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Apabila bakteri masuk ke dalam tubuh manusia maka bakteri akan terus bertambah dan berpotensi untuk memproduksi zat kimia kuat yang dapat menghancurkan sel-sel tertentu dalam jaringan tubuh dan tentunya membuat jatuh sakit.Bakteri yang termasuk dalam organisme prokariot selain memiliki kegunaan, juga bisa menimbulkan kerugian karena merupakan patogen yang umum pada mahluk hidup seperti manusia. Contohnya adalah bakteri patogen oportunis Pseudomonas aeruginosa yang dapat menginfeksi paru-paru sehingga dapat menimbulkan kematian. Selain P. aeruginosa bakteri patogen lain yang populer adalah Staphylococcus aureus yang adalah Mikroflora normal manusiapada permukaan kulit, mulut, dan hidung, namun pada saat sistem imun menurun, S. aureus akan bersifat patogen dan dapat menimbulkan penyakit seperti penggumpalan darah.

(gambar bakteri)

3) Fungi
Fungi atau jamur diklasifikasikan terpisah dar tumbuhan dan hewan.Lebih dari 300.000 spesies diketahui tetapi seperti bakteri, sebagian besar adalah saprofit yang tidak berbahaya.Sekitar 200 spesies menyebabkan penyakit pada manusia.Seperti mikroorganisme lainnya, seperti jamur (misalnya Candida albicans) dapat menyebabkan infeksi oportunistik pada orang yang mengalami gangguan kekebalan atau (immunocompromised).Semua jamur bersifat eukariotik dan karena kemiripan anatar sel jamur dan mamalia, maka tidak mudah untuk mengembangkan obat anti jamur.Obat-obat yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur sering sangat toksik, dan hanya sedikit yang tersedia tanpa resep (White 1991).Sebagian jamur, misalnya ragi (yeast) mengambil bentuk yang sederhana dan eksis sebagai sel tunggal, tetapi dapat terbentuk struktur yang lebih kompleks dengan hifa filamentosa bercabang-cabang membentuk jalinan luas yang disebut miselium.Bentuk ini dapat dilihat dengan mata telanjang, karena diperlukan pemeriksaan mikroskopik untuk identifikasi, maka diagnosis infeksi jamur (Mikosis) dibuat di laboratorium mikrobiologi. Terdapat 3 jenis mikosis :
a. Mikosis superfisial terjadi apabila infeksi terletak superfisial atau terbatas dikulit dan apendiksnya (rambut dan kuku) misalnya kutu air atau selaput lendir, seperti pada kasus sariawan vagina (Candida albicans).
b. Mikosis subkutis (Misalnya misetoma) mengenai kulit, jaringan subkutis dan tulang. Terjadi penyebaran yang lokal dan lambat.
c. Mikosis sistemik (Disebabkan misalnya oleh Cryptococcus) terbentuk bila hipa menembus jaringan yang lebih dalam. Pada lingkungan dengan cuaca sedang, mikosis sistemik jarang terjadi kecuali pada pasien dengan gangguan kekebalan.
Mikosis Manusia

Jamur Mikosis
Candida albicans Sariawan
Trichophyton interdigitale Kutu air
Cryptococcus neoformans Meningitis (pasien dengan gangguan kekebalan)
Microsporum audouini Kurap
Aspergillus fumigatus Infeksi pernapasan (Pasien dengan gangguan kekebalan

(gambar Microsporum audouini/kurap) (gambar Trichophyton interdigitale/kutu air)

4) Protozoa
Protozoa adalah hewan mikroskopik unisel.Sebagian besar spesies tidak berbahaya bagi manusia tetapi sebagian berlaku sebagai patogen manusia, terutama pada cuaca panas.Protozoa adalah gup organisme bersel satu yang sangat bervariasi dengan lebih dari 50.000 jenis. Banyak yang berukuran kurang dari 1/200 mm tapi beberapa dapat mencapai 3 mm seperti ''Spirostomun''.Banyak yang hidup secara soliter (sendiri), ada yang secara berkoloni. Pada manusia, protozoa merupakan salah satu patogen dan dapat menyebabkan penyakit seperti malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum. Protozoa ini ditularkan dari manusia yang satu ke manusia yang lain dengan perantaraan nyamuk betina dari genus anopheles. Terdapat ratusan juta kasus dari penyakit malaria pertahun dengan tingkat kematian yang tinggi pada negara-negara miskin.
Protozoa patogenik
Protozoa Penyakit
Trichomonas vaginalis Infeksi vagina
Plasmodium spp. Malaria
Trypanosoma rhodesiense Penyakit tidur
Leishmania donovani Kala-azar
Entamoeba histolytica Disentri amuba
Toxoplasma gondil Infeksi laten, kerusakan janin in utero

(gambar Protozoa) (gambar Plasmodium spp. )

5) Riketsia dan klamidia
Organisme ini menjembatani celah antara virus dan bakteri. Seperti virus, organisme ini berukuran kecil dan bergantung pada pejamu untuk tumbuh dan berkembang biak, tetapi mereka rentan terhadap antibiotik. Thypus yang disebabkan oleh Rickettsia prowazeki, disebarkan melalui kutu rambut dan badan manusia. Chlamydia trachomtis, penyebab uretritis nonspesifik.

(gambar Rickettsia prowazeki)
6) Mikoplasma
Mikoplasma mirip dengan bakteri tetapi tidak memiliki dinding sel. Tanpa struktur luar penunjang yang kaku, bentuk mikoplasma mudah berubah selama pertumbuhan, sering menjadi berbentuk benang (filamentosa). Mikoplasma paling signifikan sebagai patogen manusia adalah Mycoplasma pneumonia.

(gambar Mycoplasma pneumonia )

7) Cacing
Banyak spesies cacing (helminth) menimbulkan infestasi pada manusia.Sebagian berukuran besar dan bersifat multisel, sementara yang lain mikroskopik.Terdapat dua kelompok utama cacing yaitu bulat dan gepeng. Cacing gelang Ascaris lumbricoides diperkirakan menginfeksi 1.472 juta manusia di seluruh dunia.Walau jarang membahayakan nyawa, parasit ini merupakan penyebab utama morbiditas pada negara-negara berkembang.Infeksi berat dapat menyebabkan gangguan usus dan gangguan pertumbuhan. Cacing yang biasa berada di tubuh manusia adalah cacing tambang, cacing gelang, dan cacing kremi.Bisa juga terjadi “erratic”,cacing keluar lewat hidung atau mulut. Setiap cacing memiliki ciri-ciri spesifik sebagai berikut:

a) Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
Warna: Merah muda atau putih
Ukuran: 20-30 cm
Hidup di: Usus kecil
Cacing gelang, misalnya, bisa mencapai panjang 15-35 cm, meski berada dalam perut manusia. Cacing ini juga mampu bertelur hingga 200.000 butir per hari, yang sebagian keluar bersama dengan tinja. Cacing ini adalah yang paling sering ditemukan
Cara penularannya: Telur cacing masuk melalui mulutMenetas di usus kecil menjadi larva
Larva dibawa oleh aliran darah ke paru-paru melalui hatiBila larva ini sampai ke tenggorokan dan tertelan, mereka masuk ke dalam usus kecil dan menjadi dewasa. Cacing gelang dapat mengisap 0,14 gr karbohidrat setiap hari
b) Cacing cambuk (trichuris trichiura)
Warna: Merah muda atau abu-abu
Ukuran: 3-5 cm
Hidup di: Usus besar
Cara penularannya: Telur cacing tertelan bersama dengan air atau makanan
Menetas di usus kecil dan tinggal di usus besarTelur cacing keluar melalui kotoran dan jika telur ini tertelan, terulanglah siklus ini.
Sementara cacing cambuk (disebut begitu karena bentuknya seperti cambuk), panjangnya bisa mencapai 45 milimeter dan hidup dalam usus besar. Cacing ini, kalau mengeram dalam perut, bisa sangat merepotkan. Cacing ini bisa menyebabkan eseorang diare disertai ingus dan darah. Keadaan ini bisa berlangsung berbulan-bulan. Cacing cambuk menghisap sari makanan dan darah.
c) Cacing tambang (ancylostoma duodenale)
Warna: Merah
Ukuran: 8-13 mm
Hidup di: Usus kecil
Cara penularannya: Larva menembus kulit kakiMelalui saluran darah larva dibawa ke paru-paru yang menyebabkan batukLarva yang ditelan menjadi dewasa pada usus kecil dimana mereka menancapkan dirinya untuk mengisap darah.
Lebih ganas lagi adalah cacing tambang. Cacing ini menghisap darah dari dinding usus. Penularan cacing ini melalui telur yang keluar bersama tinja, untuk kemudian menetas menjadi larva. Pada saat berjalan tanpa alas kaki, larva ini dapat menembus kulit kaki dan selanjutnya terbawa oleh pembuluh darah ke dalam usus dan menetap di usus halus. Ukuran cacing ini paling kecil bila dibandingkan kedua cacing lainnya, hanya dapat mencapai 13 milimeter.
d) Cacing kremi (Enterobius vermicularis )
Warna: Putih
Ukuran: 1 cm
Hidup di: Usus besar
Cara penularannya: Cacing betina bertelur pada malam hari di anus. Anus menjadi gatal, garukan pada anus membawa telur cacing ini menyebar. Melalui kontak dengan tempat tidur, bantal, sprei, pakaian, telur cacing kremi dibawa ke tempat lain. Jika telur-telur ini termakan, terulangnglah siklus ini.
Cacing kremi mudah sekali menular dan jika seorang terkena, seluruh keluarga perlu diobati. Pada saat pengobatan, sprei, sarung bantal dan pakaian yang dipakai perlu dicuci.

C. Perkembangbiakan Mikroorganisme
Mikroorganisme melakukan perkembangbiakan dengan dua cara, yaitu secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual melibatkan sel gamet yaitu sel telur dengan sperma untuk menghasilkan sel yang secara genetik berbeda dari sel induk. Reproduksi aseksual terjadi ketika sebuah sel tunggal membelah membentuk dua sel anak yang secara genetik identik dengan sel induk. Setiap mikroorganisme seperti bakteri, kapang, khamir, dan virus mempunyai reproduksi yang berbeda, baik secara seksual maupun aseksual.

A. Aseksual
Bakteri merupakan mikroba prokariotik uniseluler, termasuk klas Schizomycetes, pada sel bakteri terjadi pembelahan biner atau pembelahan sel menjadi dua sel anak yang identik atau serupa. Perbanyakan sel dengan cara ini, kecepatan pembelahan sel ditentukan dengan waktu generasi. Waktu generasi adalah waktu yang dibutuhkan oleh sel untuk membelah, dimana dalam pembelahannya bervariasi tergantung dari spesies dan kondisi pertumbuhan. Pembelahan biner dapat dibagi atas tiga fase, yaitu sebagai berikut :
1. Fase pertama, sitoplasma terbelah oleh sekat yang tumbuh tegak lurus
2. Fase kedua, tumbuhnya sekat akan diikuti oleh dinding melintang
3. Fase Ketiga, terpisahnya kedua sel anak yang identik. Ada bakteri yang segera berpisah dan terlepas sama sekali. Sebaliknya, ada pula bakteri yang tetap bergandengan setelah pembelahan, bakteri demikian merupakan bentuk koloni. Pada keadaan normal bakteri dapat mengadakan pembelahan setiap 20 menit sekali.
B. Seksual
Cara reproduksi seksual bakteri berbeda dengan perkembangbiakan
organisme eukariota, karenanya ada pula yang menyebut proses reproduksi bakteri ini sebagai paraseksual. Yakni, bukan melalui proses peleburan gamet jantan dan gamet betina, tetapi berupa pertukaran materi genetik yang disebut dengan rekombinasi genetik.
1. Transformasi
Merupakan proses pemindahan materi genetik berupa DNA dari
Satu sel bakteri ke sel bakeri yang lain. Pada proses transformasi tersebut ADN bebas sel bakteri donor akan mengganti sebagian dari sel bakteri penerima, tetapi tidak terjadi melalui kontak langsung.
2. Transduksi
Merupakan pemindahan materi genetik dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain dengan melalui perantara (berupa bakteriofag).
3. Konjugasi
Merupakan pemindahan sebagian materi geneti dari satu bakteri ke Bakteri yang lain melalui suatu kontak langsung. Artinya, terjadi transfer ADN dari sel bakteri donor ke sel bakteri penerima melalui ujung pilus. Ujung pilus akan melekat pada sel penerima dan ADN dipindahkan melalui ujung pilus tersebut. Kemampuan sel donor memindahkan ADN dikontrol oleh faktor pemindahan ( transfer faktor = faktor F)

D. Mengetahui Cara Penularan

1. Penularan Secara Vertikal
Penularan secara pvertikal adalah penularan yang terjadi melalui induk kepada telur/ anak yang baru dilahirkannya. Mis. Nyamuk A.aegypty menularkan virus dengue ke telurnya (transovarial transmition)
2. Penularan Secara Horizontal
Penularan secara horizontal adalah cara penularan yang umumnya terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lainnya, atau termasuk juga yang melalui bahan-bahan tercemar.
a) Kontak langsung adalah penularan yang terjadi karena adanya kontak fisik antara dua individu atau lebih. Mis : penularan kutu, tungau
b) Kontak tidak langsung adalah penularan yang terjadi bukan karena terjadinya kontak fisik antara individu,tetapi ok sarana lain seperti bahan yang tercemar oleh parasit atau parasit sendiri yang aktif mencari hospes

E. Standar Pencegahan
Standar pencegahan digunakan untuk semua pasien tanpa memandang status ekonomi, sosial atau penyakit.
1.Cuci Tangan
Setelah menyentuh darah, cairan tubuh, sekresi, ekskresi danbarang-barang terkontaminasi, meskipun menggunakan sarung tangan. Cuci tangan segera setelah melepas sarung tangan, diantara kontak dengan satu pasien dan yang berikutnya, dan kapan saja bila diperlukan untuk mencegah perpindahan mikroorganisme ke pasien lain atau ke lingkungan. kadang- kadang diperlukan mencuci tangan diantara dua tugas atau prosedur yang berbeda pada pasien yang sama untuk mencegah kontaminasi silang pada bagian tubuh yang lain.
2.Sarung Tangan
a.Pakai sarung tangan ( bersih dan tidak perlu steril) jika menyentuh darah,cairan tubuh, sekresi, ekskresi dan barang-barang yang terkontaminasi.
b.Pakai sarung tangan tepat sebelum menyentuh lapisan mukosa dari kulit yang luka.
c.Ganti sarung tangan diantara dua tugas dan prosedur berbeda pada pasien yang sama setelah menyentuh bagian yang kemungkinan mengandung banyak mikroorganisme .
d.Lepas sarung tangan tepat saat selesai suatu tugas, sebelum menyentuh barang dan permukaan lingkungan yang tidak terkontaminasi dan sebelum berpindah ke pasien lain. serta segera cuci tangan untuk mencegah perpindahan mikroorganisme ke pasien lain atau lingkungan.
3.Masker
Gunakan masker dan pelindung mata atau wajah untuk melindungi lapisan mukosa pada mata, hidung dan mulut saat melakukan prosedur atau aktifitas perawatan pasien yang memungkinkan adanya cipratan darah atau cairan tubuh lainnya.
4.Gaun / Apron
Gunakan gaun ( bersih dan tidak perlu steril) untuk melindungi kulit dan untuk mencegah ternodanya pakaian saat melakukan prosedur dan aktifitas perawatan pasien yang memungkinkan adanya cipratan darah. Lepas gaun kotor segera dan cuci tangan untuk mencegah perpindahan mikroorganisme ke pasien lain atau lingkungan.
5.Peralatan Perawatan Pasien
Peralatan perawatan pasien yang terkontaminasi darah, cairan tubuh, sekresi dan ekskresi hendaknya diperlakukan sedemikian rupa sehingga tidak bersentuhan dengan kulit dan lapisan mukosa, tidak mengotori pakaian dan tidak memindahkan mikroorganisme ke pasien lain dan lingkungan. Pastikan bahwa peralatan yang dapat dipakai ulang tidak dipakai lagi untuk pasien lain sebelum dibersihkan dan diproses selayaknya.
6.Pengendalian Lingkungan
Rumah sakit harus memiliki prosedur yang memadai untuk perawatan rutin, pembersihan dan desinfeksi permukaan lingkungan, tempat tidur,tiang-tiang tempat tidur,peralatan samping tempat tidur dan permukaan lain yang sering disentuh serta pastikan prosedur ini dilaksanakan.
7.Linen
Tangani, dan proseslah linen yang terkontaminasi dengan darah, cairan tubuh, sekresi dan ekskresi dengan baik sehingga tidak bersentuhan dengan kulit dan lapisan mukosa, tidak mengotori pakaian dan tidak memindahkan mikroorganisme ke pasien lain dan lingkungan.
8.Keselamatan kerja karyawan dan penularan penyakit melalui darah
a.Jangan sampai terluka saat memakai jarum,skapel dan instrumen atau peralatan lain yang tajam; saat menangani peralatan tajam setelah selesai suatu prosedur; saat membersihkan instrumen kotor dan saat membuang jarum bekas. Jangan memasang kembali tutup jarum atau berbuat apapun terhadap jarum itu dengan menggunakan kedua tangan atau menggunakan tehnik apapun yang mengarahkan mata jarum ke arah bagian tubuh manapun tetapi gunakanlah tehnik satu tangan atau peralatan khusus untuk memegang jarum. Jangan melepas jarum bekas dari spuitnya dengan tangan dan jangan menekuk, mematahkan atau memanipulasi jarum bekas dengan tangan. Letakkan benda-benda tajam sekali pakai seperti jarum dan spuit bekas, mata skapel bekas dan peralatan tajam lainnya dalam wadah yang tahan tusukan yang diletakkan sedekat mungkin dan sepraktis mungkin di lokasi penggunaan peralatan.
b.Peralatan yang dapat menggantikan pernafasan dari mulut ke mulut sepertimouthpiece, kantong resusitasi dan peralatan ventilasi lainnya hendaknya diletakkan di tempat yang sering dibutuhkan.

A. Perawat Dalam Pelayanan Keperawatan
Pelayanan keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia.
Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh perawat dalam rangka pembinaan karier yang bersangkutan. Karya tulis atau karya ilmiah adalah tulisan hasil pokok pikiran, pengembangan dan hasil kajian atau pnelitian yang disusun oleh perawat baik perorangan ataupun kelompok, yang membahas suatu pokok bahsan ilmiah di bidang pelayanan keperawatan dengan menuangkan gagasan tertentu melalui identifikasi, tinjauan pustaka, diskripsi, analisis permasalahan, kesimpulan, saran, dan pemecahannya.
Jabatan fungsional perawat termasuk dalam rumpun kesehatan. Perawat berkedudukan sebagai pelaksan teknis fungsional di bidang pelayanan keperawatan pada fasilitas pelayanan kesehatan di lingkungan instansi pemerintah dan merupakan jabatan karir sebagai Aparatur Sipil Negara atau ASN. Tugas pokok perawat adalah melakukan kegiatan pelayanan keperawatan yang meliputi asuhan keperawatan, pengelola keperawatan dan pengabdian kepada masyarakat.

Jabatan fungsional perawat terdiri atas :
a. Perawat kategori keterampilan.
Jenjang jabatan perawat kategori keterampilan dari yang paling rendah sampai dengan yang paling tinggi yaitu :
• Perawat terampil
1. Pengatur golongan ruang II/c
2. Pengatur tingkat I ,golongan ruang II/d
• Perawat mahir
1. Penata muda golongan ruang III/a
2. Penata muda tingkat I ,golongan ruang III/b
• Perawat penyelia
1. Penata golongan ruang III/c
2. Penata tingkat I , golongan ruang III/d

b. Perawat kategori keahlian
Jenjang jabatan fungsional perawat kategori keahlian dari yang paling rendah sam[ai dengan yang paling tinggi yaitu :
Perawat ahli pertama
• Perawat ahli muda
1. Penata, golongan rang III/c
2. Penata tingkat I, golongan ruang III/d
• Perawat ahli madya
1. Pembina, golongan ruangan IV/a
2. Pembina tingkat I, golongan ruang IV/b
3. Pembina utama muda, golongan ruang IV/c
• Perawat ahli utama
1. Pembina utama madya, golongan ruang IV/d
2. Pembina utama, golongan ruang IV/e
Pangkat, golongan ruang untung masing-masing jenjang jabatan sebagaimana dimaksud diatas ditentukan berdasarkan jumlah angka kredit yang dimiliki setelah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit sehingga jenjang jabatan dan pangkat, golongan ruang sebagaimana disebut diatas.
Pegawai Negeri Sipil yang diangkat untuk pertama kai dalam jabatan fungsional perawat keterampilan harus memenuhi syarat:
1. Berijazah DIII Keperawatan
2. Pangkat paling rendah pengatur, golongan ruang II/c
3. Nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam satu tahun terakhir
Pegawai Negeri Sipil yang diangkat untuk pertama kali dalam jabatan fungsional perawat keahlian harus memenuhi syarat:
1. Berijazah paling rendah Ners
2. Pangkat paling rendah penata muda, golongan ruang III/a
3. Nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam satu tahun terakhir